HOME | CONTACT US | ABOUT
Always On:
Showing posts with label amalan. Show all posts
Showing posts with label amalan. Show all posts

Muhammad Bin Musa Al Khawarizmi Penemu Angka Nol

Dunia Eropa / Barat dari dulu sampai dengan sekarang sepertinya mengklaim bahwa Gudang Ilmu Pengetahuan berasal dari kawasan Eropa / Barat tapi tahukah anda, sejatinya asal Gudang Ilmu Pengetahuan berasal dari kawasan Timur Tengah yaitu Mesopotamia yang menjadi peradaban tertua di dunia.

Masyarakat dunia sangat mengenal Leonardo Fibonacci sebagai ahli matematika aljabar. Namun, dibalik kedigdayaan Leonardo Fibonacci sebagai ahli matematika aljabar ternyata hasil pemikirannya sangat dipengaruhi oleh ilmuwan Muslim bernama Muhammad bin Musa Al Khawarizmi.

Dia adalah seorang tokoh yang dilahirkan di Khiva (Iraq) pada tahun 780. Selama ini banyak kaum terpelajar lebih mengenal para ahli matematika Eropa / Barat padahal sejatinya banyak ilmuwan Muslim yang menjadi rujukan para ahli matematika dari barat

Hikmah Khalifah Umar bin Khattab r.a memilih shalat di samping gereja

Hari ini perjuangan rakyat Palestina telah sampai pada titik nadir menghadapi rezim zionis Israel laknatullah. Hampir tiap hari kita dengar berita di TV ataupun media online lainnya tentang tewasnya warga sipil di jalur gaza. Meski jumlah pasukan zionis Israel tidaklah banyak tapi umat islam diseluruh dunia belum mampu membungkam mereka karena keretakan ukhuwah yang kini dialami. Apakah para pemimpin dunia islam hanya tinggal diam dan lebih memilih untuk sibuk di zona aman masing-masing. Kalau kita menengok sejarah masa lalu saat Amirul Mukminin Umar bin Khattab r.a merebut tanah baitul maqdis maka kita akan dibuat tecengang, betapa mudahnya Umara yang satu ini membebaskan tanah suci Al Quds.

Suatu hari di tahun 638M, Uskup dari Yerusalem mengumumkan bahwa seorang pemimpin besar Islam, ‘Umar bin Khattab, akan datang untuk menandatangani perjanjian damai dan perlindungan khalifah bagi kota suci Yerusalem. Maka seluruh penduduk Yerusalem pun tumpah ruah di gerbang kota. Tua dan muda, laki-laki dan perempuan tampak bersiap menanti arak-arakan kunjungan kenegaraan yang akan tiba, untuk melihat, menyambut dan mengucapkan selamat datang kepada khalifah yang terkenal karena keadilannya itu. Namun arak-arakan yang diharapkan itu tidak ada. Di cakrawala mereka hanya melihat dua orang yang sederhana bersama seekor unta yang kelelahan.

TIGA TINGKAT KEYAKINAN; KEBENARAN TIDAK MENYESATKAN

“Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan ‘Ilmul Yaqin, niscaya kamu akan benar-benar melihat neraka jahanam, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘Ainul Yaqin, kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang dirasakan sendiri/Haqqul Yaqin)” [At Takaatsur 102: 5-8]

Antara Sabar dan Mengeluh

Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.
"Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,tidak lain kerana itu pasti kerana tidak pernah risau dan bersedih hati."

Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, "Apakah katamu hai saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati kerana risau, dan seorang pun yang menyekutuinya aku dalam hal ini."

Dipotong Tangan Karena Memberi Sedekah

Dikisahkan bahwa semasa berlakunya kekurangan makanan dalam kalangan Bani Israel, maka lalu seorang fakir menghampiri rumah seorang kaya dengan berkata, "Sedekahlah kamu kepadaku dengan sepotong roti dengan ikhlas kerana Allah S.W.T."

Setelah fakir miskin itu berkata demikian maka keluarlah anak gadis orang kaya, lalu memberikan roti yang masih panas kepadanya. Sebaik sahaja gadis itu memberikan roti tersebut maka keluarlah bapak gadis tersebut yang bakhil itu terus memotong tangan kanan anak gadisnya sehingga putus. Semenjak dari peristiwa itu maka Allah S.W.T pun mengubah kehidupan orang kaya itu dengan menarik kembali harta kekayaannya sehingga dia menjadi seorang yang fakir miskin dan akhirnya dia meninggal dunia dalam keadaan yang paling hina.

Takwa, Tak Hanya Sekadar Di Bibir

Zaman yang saat ini kita hidup di dalamnya adalah zaman yang sangat jauh berbeda dengan zaman di mana tiga generasi terbaik (ash-Salafush Shalih) umat ini hidup di dalamnya. Kalau boleh kita umpamakan ibarat langit dan bumi, mereka berada di langit dan kita berada di bumi, jarak yang begitu jauh yang sulit untuk ditempuh kecuali bagi orang-orang yang mendapat rahmat Allah, semoga kita termasuk orang-orang yang dirahmati oleh Allah. Amin ya Rabbal alamin.

Apakah Cinta Sejati Itu? (Syaikh Muhammad Nazhim Adil al-Qubrusi al-Haqqani)

Orang Eropa menulis kata, "Cinta, cinta." Di mana-mana, "Cinta". Itu artinya cinta adalah hal terpenting bagi mereka. Tetapi mereka tidak memohon untuk mendapatkan cinta yang sejati, dan bagaimana mereka dapat meraih samudra Cinta yang tidak terbatas.

Kisah Nyata : Ketika Hidayah Islam Merengkuh Jiwaku

Namaku Erlina, aku ingin berbagi cerita kepada saudariku muslimah, bukan untuk mengajarkan tentang fiqih atau hadits atau hal lainnya yang mungkin ukhti muslimah telah jauh lebih dulu mengetahuinya daripada aku sendiri. Karena di masa lalu, aku beragama Kristen…

Sejak kecil aku beserta kedua adikku dididik secara kristen oleh kedua orangtuaku, bahkan aku telah dibaptis ketika masih berumur 3 bulan dan saat berusia 18 tahun aku telah menjalani sidhi, yaitu pengakuan setelah seseorang dewasa tentang kepercayaan akan iman kristen di depan jemaat gereja. Aku juga selalu membaca Alkitab dan membaca buku renungan –semacam buku kumpulan khotbah– bersama keluargaku di malam hari. Seluruh keluargaku beragama Kristen dan termasuk yang cukup taat dan aktif. Bahkan dari keluarga besar ayah, seluruhnya beragama Kristen dan sangat aktif di gereja sehingga menjadi pemuka dan pengurus gereja. Sedang dari keluarga ibu, nenekku dulunya beragama Islam, namun kemudian beralih menjadi Katholik.

Kasih Sayang Seorang Ibu

Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.

Gadis Yang Tak Mencuri Hatiku…

Siapakah aku, sehingga diriku pantas diperebutkan? Aku adalah kehormatan. Aku adalah kecemburuan yang bersemayam di dada setiap muslim yang beriman kepada Allah -Subhanahu wa ta`ala- dan hari akhir. Aku adalah akal yang sehat, aku adalah hukum-hukum syariat. Aku adalah kemuliaan. Aku adalah rasa malu. Aku adalah kesucian. Aku adalah kebaikan, dan aku adalah kehidupan yang bahagia.

Tips Sholat Khusyu

Kita biasa menyebutnya 5 T.

1. Tinggalkan hal-hal yang bersifat keduniawian. Karena yang namanya sholat tu, adalah urusan keakheratan. So kita mesti tinggalin aktifitas dunia sementara waktu dan melupakannya.

2. Tolak hal-hal yang merusak sholat. Seperti maksiat, cinta (kecuali cinta Allah), masalah, dll

3. Tenangkan hati dan jiwa kita. Dengan hati yang tenang, konsentrasi menjadi lebih mudah.

4. Tundukkan hati kita. Hilangkan sifat sombong dalam hati. Rendahkan diri kita dihadapan-Nya. Kita hanya makhluk-Nya yang tak punya kuasa. Kita selalu membutuhkan-Nya.

5. Takbir. Maha Besar Allah. Agungkanlah Ia. Tinggikan Ia. Karena tempa-Nya, memang yang paling tinggi.
Smoga tulisan ini bermanfaat.

Allahu A’lam bish Sowab

Sepotong Roti Penebus dosa

Abu Burdah bin Musa Al-Asy�ari meriwayatkan, bahwa ketika menjelang wafatnya Abu Musa pernah berkata kepada puteranya: "Wahai anakku, ingatlah kamu akan cerita tentang seseorang yang mempunyai sepotong roti."

Dahulu kala di sebuah tempat ibadah ada seorang lelaki yang sangat tekun beribadah kepada Allah. Ibadah yang dilakukannya itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun. Tempat ibadahnya tidak pernah ditinggalkannya, kecuali pada hari-hari yang telah dia tentukan. Akan tetapi pada suatu hari, dia digoda oleh seorang wanita sehingga diapun tergoda dalam bujuk rayunya dan bergelimang di dalam dosa selama tujuh hari sebagaimana perkara yang dilakukan oleh pasangan suami-isteri. Setelah ia sadar, maka ia lalu bertaubat, sedangkan tempat ibadahnya itu ditinggalkannya, kemudian ia melangkahkan kakinya pergi mengembara sambil disertai dengan mengerjakan solat dan bersujud.

Kisah Cinta Abu Mubarak

Inilah kisah indah percintaan seorang tabi’in mulia. Namanya Mubarak.

Dulu, Mubarak itu seorang hamba. Tuannya memerdekakannya kerana keluhuran pekerti dan kejujurannya. Setelah merdeka ia bekerja pada seorang kaya raya yang memiliki kebun delima yang cukup luas. Ia bekerja sebagai penjaga kebun itu. Keramahan dan kehalusan tutur sapanya, membuatnya disenangi semua temannya dan penduduk di sekitar kebun.